Kegiatan Ceramah Kakumdam IV/Dip di Batalyon Arhanud 15/DBY.

Ceramah Kakumdam IV/Dip

Semarang. Kakumdam IV/Diponegoro Kolonel Chk Moh. Edy Purwoko, SH memberikan ceramah tentang peraturan Nikah, Talak, Cerai, Rujuk (NTCR) dan penggunaan medsos bagi para prajurit dan persit Yonarhanud 15/DBY di Aula Gelatik (18/02).

Kedatangan Kakumdam IV/Diponegoro diterima langsung oleh Komandan Batalyon Letkol Arh Muda Setyawan,S.I.P beserta Wadanyon Mayor Arh Hendri Kusuma Wiratama beserta jajaran Pasi, Danrai dan para perwira yang mengikuti kegiatan tersebut.

Materi ceramah menitik beratkan pada pencegahan terjadinya perceraian dilingkungan Angkatan Darat dan merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh satuan untuk memberikan pemahaman kepada prajurit dan persit tentang pentingnya membina keharmonisan dalam keluarga.

Ceramah Kakumdam IV/Dip

Dalam ceramahnya, Kakumdam IV/Dip menyampaikan bahwa kasus perselingkuhan banyak terjadi dilingkungan Keluarga Besar Tentara (KBT) yang dapat merugikan diri sendiri, masa depan, karir dan merusak nama baik Satuan, para Prajurit diharapkan mengerti dan paham akan konsekuensi yang terima apabila terjerat dalam kasus asusila dan perzinaan terlebih dengan KBT, sehingga melalui ceramah Hukum ini merupakan langkah awal yang bertujuan untuk pencegahan agar tidak terjerumus dalam pidana asusila dan perzinaan dilingkungan KBT.

Untuk itu seluruh prajurit diharapkan memahami dan mawas diri serta berpikir cerdas dan bijak sebelum bertindak, berbuatlah yang terbaik untuk jangka panjang, dan jangan berbuat yang melanggar sehingga keluarga dan institusi menjadi hilang kewibawaan karena perbuatan seseorang atau oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ceramah Kakumdam IV/Dip

Selain memberikan pencerahan tentang NTCR, Kakumdam IV/Diponegoro juga menekankan agar bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak memberikan komentar-komentar yang tidak penting yang berseberangan dengan kebijakan pemerintah, bernuansa SARA dan politik serta komentar yang mendiskreditkan sebuah institusi/tokoh maupun perorangan.

Leave a Comment