Jelang Pergantian Tahun, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Gagalkan Penyelundupan Kembang Api Dan Petasan

Penyelundupan Kembang Api

NTT, yonarhanud15.com – Pergantian tahun biasanya menjadi momen kemeriahan bersama keluarga, saudara, teman maupun kerabat dengan perayaan. Namun situasi saat pandemi Covid-19 ini berbeda, kemeriahan yang menimbulkan kerumunan tersebut sementara waktu dilarang. Bersamaan dengan hal itu, situasi pergantian tahun ternyata masih saja dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menyelundupkan barang melalui perbatasan dengan cara ilegal.

Terbukti semalam, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1 karung yang berisikan kembang api dan petasan beragam jenis sebanyak 181 buah seberat 12,5 Kg yang diduga akan diselundupkan ke wilayah RDTL. Bertempat di Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Penyelundupan Kembang Api
“Kegiatan patroli ini sengaja kami perketat khususnya pada momen menjelang pergantian tahun ini, karena disinyalir ada oknum yang mungkin memanfaatkannya untuk melakukan kegiatan ilegal penyelundupan,” ucap Dansatgas.

Menindaklanjuti petunjuk pimpinan serta berbekal informasi tersebut, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik di bawah pimpinan Danpos Motamasin Lettu Arm Jona Fajar Timor memperketat patroli jalan tikus di sepanjang perbatasan sektor tanggung jawabnya yang berpotensi digunakan sebagai tempat penyelundupan.

“Saat anggota kami sedang melaksanakan patroli, salah satu anggota mendengar suara langkah kaki, kemudian melihat ada satu orang mencurigakan berjalan di tepian Sungai Motamasin. Saat anggota kami mengarahkan cahaya senternya kepada orang mencurigakan tersebut, tiba-tiba orang tersebut melarikan diri dengan cara menyeberangi Sungai Motamasin menuju RDTL,” ucap Jona.

“Saat itulah muncul kecurigaan anggota pos yang melakukan patroli untuk melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian. Alhasil kami temukan sebuah karung yang ternyata berisikan petasan dan kembang api beragam jenis seberat 12,5 kg yang kami duga kuat akan diselundupkan,” tambah Jona.

Penyelundupan Kembang Api

Barang bukti yang diduga akan diselundupkan tersebut berhasil diamankan oleh personel Satgas Yonarmed 3/105 Tarik, selanjutnya diserahkan kepada Kepolisian Kobalima selaku pihak berwajib setempat untuk penyelidikan lebih lanjut, terkait pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kapolsek Kobalima Aiptu Abilio Tefa memberikan apresiasi kepada Satgas Yonarmed 3/105 Tarik yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.
“Terima kasih Pak atas upaya sudah dilaksanakan, barang bukti ini akan kami terima untuk penyelidikan lebih lanjut, untuk ke depannya kami siap melaksanakan patroli bersama Satgas TNI untuk meningkat keamanan di wilayah perbatasan RI-RDTL,” ujar Kapolsek Kobalima.

tag : Penyelundupan Kembang Api

Leave a Comment